Satu dashboard untuk semua angka toko Anda. Sekali bayar, punya selamanya.
Data jualan di satu Excel, stok di Excel lain, pembelian dicatat manual di WhatsApp. Tiap akhir bulan Anda rekap sendiri jam 11 malam cuma buat tahu untung atau rugi. Dashbee menyatukan semuanya jadi satu dashboard yang otomatis terisi dari Google Sheets, Excel, atau database apa pun yang sudah Anda miliki dan pakai — tanpa pindah sistem, tanpa langganan yang naik terus tiap tahun.
| No. Pesanan | Produk | Tanggal | Jumlah | Status |
|---|---|---|---|---|
| INV-1042 | Kopi Arabika 250g | 17 Sep | Rp450.000 | Lunas |
| INV-1041 | Paket Hampers B | 17 Sep | Rp1.250.000 | Lunas |
| INV-1040 | Kemasan Botol 500ml | 16 Sep | Rp210.000 | Pending |
| Kopi Arabika 250g | 8 (menipis) |
| Kemasan Botol 500ml | 140 |
Anda enggak sendirian — ini yang biasanya dialami pemilik UMKM sebelum pakai Dashbee.
Mayoritas UMKM di Indonesia masih mencatat transaksi manual pakai buku atau Excel, dan riset menunjukkan sekitar 35% pemilik usaha masih kesulitan dengan literasi digital dasar — jadi wajar kalau pindah ke sistem baru terasa berat.Sumber: Studi barrier digital UMKM (2024–2025)
Sudah coba aplikasi kasir atau software akuntansi, tapi ujungnya bayar sekitar Rp250rb–360rb per bulan, sering per outlet atau per user — dan biayanya terus naik setiap kali usaha Anda berkembang.Sumber: Harga publik Majoo, Moka POS, Mekari Jurnal — estimasi Sep 2026
Fitur software akuntansi kebanyakan dirancang untuk staf pembukuan, bukan untuk pemilik yang cuma mau lihat “untung bulan ini berapa” dalam lima detik dari HP.Sumber: Review pengguna software akuntansi UMKM, 2026
Software yang katanya “siap pakai” tetap butuh waktu setup dan pelatihan tim yang enggak sebentar sebelum benar-benar jalan menggantikan cara lama.Sumber: Studi kasus implementasi software akuntansi UMKM, 2026
Dashbee dibangun di sekitar data yang sudah Anda punya — bukan sebaliknya.
Tidak ada migrasi data yang ribet dan tidak ada modul yang tidak Anda butuhkan. Dashbee mengambil sumber data yang sudah biasa dipakai tim Anda, lalu menyajikannya dalam satu tampilan yang bisa dibaca dalam hitungan detik.
Overview real-time, satu layar
Omzet, jumlah transaksi, margin, dan stok menipis tampil sebagai kartu KPI dengan grafik tren — bisa difilter per 7, 30, atau 90 hari, tinggal klik refresh untuk data terbaru.
Penjualan & pembelian tercatat rapi
Tambah, cari, edit, dan hapus transaksi penjualan maupun pembelian langsung dari dashboard — tanpa rumus spreadsheet yang gampang rusak kalau salah klik.
Login aman, akses sesuai peran
Masuk pakai akun Google atau email dengan sistem whitelist — hanya email yang Anda izinkan yang bisa masuk. Peran owner, admin, dan staf punya batas akses masing-masing.
Stok opname yang saling terhubung
Data stok tersambung ke penjualan dan pembelian, jadi Anda tahu barang mana yang mulai menipis tanpa harus menghitung manual satu per satu.
Sinkron dari Google Sheets Anda
Sumber data awal Dashbee adalah spreadsheet yang sudah Anda pakai sehari-hari — bukan sistem baru yang mengharuskan Anda input ulang semua data lama dari nol.
Bisa dicek kapan saja dari HP
Tampilan menyesuaikan otomatis di layar kecil, jadi Anda bisa intip omzet hari ini di sela-sela kesibukan, tanpa perlu buka laptop.
Anda yang menentukan siapa lihat apa.
| Nama | Role | |
|---|---|---|
| Rina Wulandari | rina@tokosaya.id | |
| Dimas Prasetyo | dimas@tokosaya.id | |
| Sari Ayu | sari@tokosaya.id |
Kenapa bayar sekali lebih masuk akal daripada langganan yang tidak pernah selesai.
Software akuntansi dan kasir populer di Indonesia memang berguna — tapi biayanya jalan terus, dan tumbuh setiap kali Anda tambah outlet, tambah user, atau upgrade paket. Dashbee dibayar sekali di depan, lalu jadi milik Anda.
| Perbandingan | Software langganan umum* | Dashbee |
|---|---|---|
| Model biaya | Rp249rb–360rb / bulan, per outlet atau per user | Rp10.000.000 sekali bayar |
| Biaya tahun ke-2 dan seterusnya | Terus berjalan, biasanya naik | Rp0 — sudah milik Anda |
| Tampilan & laporan | Template generik untuk semua jenis usaha | Dibangun sesuai alur bisnis Anda |
| Waktu sampai bisa dipakai penuh | Butuh minggu untuk setup & pelatihan tim | 5–7 hari kerja |
| Sumber data awal | Input ulang / migrasi data | Google Sheets, Excel, atau database yang sudah Anda miliki |
*Estimasi berdasarkan harga publik software akuntansi & kasir UMKM populer di Indonesia, per September 2026. Harga dapat berubah sewaktu-waktu — silakan cek harga terbaru langsung ke masing-masing penyedia.
Simple Custom Dashboard
Sekali bayar, dikerjakan tuntas dalam 5–7 hari kerja. “Simple” artinya tidak dibuat berlebihan — tapi tetap mencakup semua kebutuhan pelaporan standar bisnis Anda.
- Dashboard overview: omzet, transaksi, margin, stok
- Modul penjualan & pembelian (tambah/cari/edit/hapus)
- Stock opname terhubung otomatis
- Login Google + email, whitelist akses
- Manajemen role: owner, admin, staf
- Sinkron data dari Google Sheets Anda
- Desain responsif, nyaman dibuka dari HP
Integrasi AI di Dashboard Anda
Sekali bayar, dashboard Anda bisa “diajak ngobrol” — tanya angka, minta ringkasan, atau cari insight cukup dengan bahasa sehari-hari. Ditenagai OpenRouter dengan model AI bawaan kami, tanpa biaya bulanan tambahan.
- Tanya-jawab data dashboard pakai bahasa sehari-hari
- Ringkasan & insight otomatis dari angka toko Anda
- Model AI bawaan kami sudah termasuk, tanpa biaya bulanan
- Bebas upgrade ke Claude, Gemini, atau OpenAI kapan saja
Transparansi penuh dari diskusi pertama sampai dashboard jadi.
Karena setiap dashboard dibangun custom, Anda ikut melihat prosesnya — bukan cuma menerima produk jadi di akhir.
Diskusi kebutuhan
Ceritakan alur penjualan, pembelian, dan pencatatan stok bisnis Anda saat ini — gratis, tanpa komitmen.
DP 50% & mulai dibangun
Setelah sepakat, pengerjaan dimulai berdasarkan data dan alur kerja bisnis Anda.
Lihat skeleton dashboard
Begitu DP lunas, Anda sudah bisa melihat skeleton dashboardnya untuk referensi kustomisasi lanjutan.
Selesai dalam 5–7 hari
Dashboard final diserahkan, lengkap dengan pelunasan dan pendampingan pemakaian awal.
Sebelum Anda tanya, ini jawabannya.
Saya enggak terlalu paham teknologi, ribet enggak pakainya? +
Tidak. Tampilannya sengaja dibuat sederhana — kartu angka, grafik, dan tabel yang bisa langsung dibaca tanpa training khusus. Kalau Anda sudah biasa pakai Google Sheets, Anda sudah cukup siap.
Data di Google Sheets saya aman enggak kalau disambungkan? +
Aman. Koneksi menggunakan akun layanan khusus yang hanya diberi akses ke spreadsheet yang Anda bagikan, dan setiap tabel di database dilindungi aturan akses (row level security) sehingga hanya user yang berwenang yang bisa melihat datanya.
Kalau bisnis saya berkembang, bisa ditambah fitur? +
Bisa. “Simple” di nama paket ini artinya versi awal tidak dibuat berlebihan, bukan berarti terbatas selamanya — modul tambahan bisa dikerjakan terpisah begitu kebutuhan Anda tumbuh.
Kenapa harus custom, bukan pakai software yang sudah jadi? +
Software jadi harus melayani ribuan jenis bisnis sekaligus, jadi wajar kalau terasa ada fitur yang tidak relevan dan tetap ada biaya bulanan yang berjalan terus. Dashbee hanya berisi apa yang bisnis Anda butuhkan, dan lunas di depan.
Bagaimana kalau saya butuh bantuan setelah dashboard selesai? +
Ada pendampingan di masa awal pemakaian untuk memastikan tim Anda nyaman menggunakannya. Kebutuhan perubahan atau penambahan fitur di luar itu bisa didiskusikan sebagai pekerjaan terpisah.
Berhenti rekap manual tengah malam. Mulai sekarang.
Ceritakan alur bisnis Anda, dan lihat sendiri seperti apa dashboard yang sesuai dengan angka-angka Anda — sebelum memutuskan apa pun.